Home Ekonomi Tanpa dolar, tanpa euro: Wisatawan Bali harus membayar dalam rupee

Tanpa dolar, tanpa euro: Wisatawan Bali harus membayar dalam rupee

4
0


DENPASAR, Bali – Bank Indonesia kembali menegaskan bahwa semua transaksi wisatawan di Indonesia, termasuk Bali, harus dilakukan dalam rupiah, karena pihak berwenang berupaya mendukung melemahnya mata uang negara tersebut.

“Rupiah adalah alat pembayaran yang sah secara hukum di wilayah Indonesia,” kata Ronald Dungdung Parluhutan, Wakil Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Bali, Jumat, menurut kantor berita resmi Antara.

Pernyataan itu muncul ketika rupee menghadapi tekanan yang semakin besar terhadap dolar AS. Undang-undang Indonesia mengharuskan transaksi dalam negeri dilakukan dalam mata uang nasional, meskipun beberapa pengecualian diberikan untuk perdagangan internasional dan kontrak terkait ekspor.

Saat ini, sektor pariwisata tidak termasuk dalam pengecualian ini, sehingga mendorong kelompok industri untuk mencari fleksibilitas yang lebih besar.

Putu Winastra, ketua Asosiasi Agen Perjalanan Indonesia (ASITA) cabang Bali, mengatakan bisnis pariwisata mendesak pemerintah untuk mengizinkan paket wisata ditampilkan dalam mata uang asing seperti dolar AS, terutama untuk pelanggan internasional.

Berdasarkan proposal tersebut, harga dapat dicantumkan dalam mata uang asing untuk tujuan referensi, sedangkan pembayaran sebenarnya akan tetap diselesaikan dalam rupee berdasarkan nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi.

Menurut Winastra, sektor pariwisata berperan penting dalam menghasilkan devisa bagi Indonesia. Namun, depresiasi rupee baru-baru ini telah menciptakan tantangan operasional bagi operator pariwisata.

Banyak paket wisata yang diberi harga dalam rupee beberapa bulan sebelumnya, sementara beberapa biaya operasional – termasuk barang impor, layanan internasional, dan biaya terkait dolar lainnya – telah meningkat seiring dengan penguatan mata uang AS.

Ia menjelaskan, beberapa perusahaan pariwisata enggan menampilkan harga dalam mata uang asing di situs resminya karena khawatir akan potensi konsekuensi hukum dari peraturan yang berlaku saat ini.

Rupiah melemah menjadi Rp 17.804 per dolar AS di pasar spot pada hari Jumat, mencerminkan berlanjutnya tekanan terhadap mata uang Indonesia.

Meskipun terdapat tantangan moneter, Bali tetap menjadi tujuan pariwisata utama Indonesia dan menargetkan sekitar 6,6 juta kedatangan pengunjung internasional sepanjang tahun 2026.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.