Home Ekonomi Agen Bali membantu turis Australia menemukan wisma tradisional setelah menolak menginap di...

Agen Bali membantu turis Australia menemukan wisma tradisional setelah menolak menginap di hotel

3
0


KUTA, Bali – Aparat penegak hukum di Bali membantu seorang turis Australia menemukan wisma tradisional setelah dia menolak menginap di hotel dan bermalam di pos keamanan lingkungan sambil mencari akomodasi.

Insiden tersebut terjadi di dekat Pura Desa di Kuta, dan warga melihat pria yang diidentifikasi hanya berinisial MF itu berdiri di pos keamanan.

Petugas Badan Ketertiban Umum (Satpol PP) Kuta menanggapi setelah menerima laporan tersebut dan menemukan bahwa wisatawan tersebut tidak mengalami kesulitan keuangan. Sebaliknya, dia mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia secara khusus ingin tinggal di wisma tradisional Indonesia, atau kehilangandaripada sebuah hotel.

“Dia punya uang. Hanya tidak mau menginap di hotel. Dia hanya ingin guest house. Katanya cari, tapi tidak ketemu,” kata Komandan Satpol PP Kuta I Wayan Suantara.

Dengan bantuan Made Astika Jaya, Manajer Operasional Satpol PP Badung, petugas membantu mencarikan wisma yang cocok dan mengantar wisatawan tersebut ke lokasi.

Warga Australia tersebut menyampaikan apresiasinya atas bantuan petugas, menyebut Astika sebagai “ayah yang baik” sambil mengucapkan terima kasih dalam bahasa Inggris.

MF mengatakan, dirinya telah melakukan perjalanan di Indonesia sekitar sebulan sebelum tiba di Bali tiga hari sebelumnya. Rencana perjalanannya meliputi Yogyakarta, Solo, Blitar, dan Kediri, dan ia berencana kembali ke Australia pada 9 Agustus setelah menyelesaikan liburan solonya.

Diakuinya, kegemarannya menginap di wisma tradisional membuatnya terpaksa bermalam di pos satpam sambil terus mencari penginapan.

Pihak berwenang mengatakan masalah ini diselesaikan secara damai setelah akomodasi yang sesuai ditemukan, dan menyoroti apa yang mereka gambarkan sebagai pendekatan kemanusiaan untuk membantu pengunjung menghadapi situasi tak terduga selama mereka tinggal di Bali.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.