Penerbangan rutin dari Las Vegas ke Oakland yang seharusnya menjadi perjalanan tak terlupakan bagi para penumpang pesawat Southwest Airlines.
Kapten Jim Curtis, yang melakukan penerbangan komersial terakhirnya pada ulang tahunnya yang ke-65 sebelum pensiun, ditemani seseorang yang istimewa di kokpit: putrinya, Julia.
Maskapai ini membagikan kisah mengharukan tersebut melalui postingan Instagram pada Hari Ayah, merayakan momen yang menandai berakhirnya karier di bidang penerbangan dan mengejar karier lainnya.
Jawaban cepat atas pertanyaan-pertanyaan kunci
•5 PERTANYAAN
Penerbangan terakhir Kapten Jim Curtis terasa istimewa karena ia bergabung di kokpit bersama putrinya, Julia, menandai perpisahan yang emosional saat ia pensiun pada ulang tahunnya yang ke-65.
Pilot maskapai penerbangan komersial harus pensiun pada usia 65 tahun karena peraturan yang ditetapkan oleh otoritas penerbangan seperti Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan Administrasi Penerbangan Federal.
Julia Curtis mengungkapkan kehormatan dan kebanggaannya bisa terbang bersama ayahnya, menyebutnya sebagai “mimpi yang menjadi kenyataan” dan mencatat betapa dia telah menjadi mentor bagi ayahnya sepanjang hidupnya.
Calon pilot bisa mendapatkan manfaat dengan mempertimbangkan warisan keluarga, karena teladan yang diberikan oleh anggota keluarga di bidang penerbangan dapat menginspirasi dan menjadi mentor, seperti yang terlihat pada Julia Curtis dan ayahnya.
Kapten Jim Curtis menyampaikan pesan yang menyentuh hati ketika mengumumkan penerbangan terakhirnya, merefleksikan karirnya dan mengungkapkan keyakinannya terhadap masa depan putrinya di bidang penerbangan.
Sebuah penghormatan khusus untuk Hari Ayah
Berbagi video penerbangan tersebut, Southwest Airlines menulis:
“Perpisahan yang spesial untuk ayah yang spesial! 🥹
Kapten Jim harus mengemudikan penerbangan terakhirnya ke barat daya bersama perwira pertama favoritnya, putrinya Julia.
Kepada seluruh ayah dan sosok ayah yang menginspirasi mimpi besar dan prestasi yang lebih besar lagi, kami mengucapkan Selamat Hari Ayah. Cinta, bimbingan, dan dukungan Anda yang tak tergoyahkan adalah fondasi yang memungkinkan kami untuk melambung tinggi!”
Pilot maskapai penerbangan komersial diharuskan pensiun pada usia 65 tahun berdasarkan peraturan yang diadopsi oleh otoritas penerbangan, termasuk Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan Administrasi Penerbangan Federal.
Bagi Kapten Curtis, pencapaian ini bertepatan dengan kesempatan unik untuk berbagi kokpit dengan putrinya pada penerbangan terakhirnya.
Putrinya mengejutkan para penumpang
Dalam video tersebut, Julia berbicara kepada para penumpang dan menjelaskan mengapa perjalanan ini sangat berarti.
Dia menggambarkan penerbangan itu sebagai “sangat istimewa” dan mengungkapkan bahwa ayahnya menghabiskan 43 tahun di dunia penerbangan.
Menurut Julia, Kapten Curtis bertugas di Angkatan Udara Amerika Serikat selama 21 tahun sebelum menghabiskan 22 tahun lagi terbang komersial dengan Southwest Airlines. Selama ini, ia mengumpulkan lebih dari 18.000 jam pengalaman penerbangan.
“Saya benar-benar merasa terhormat menjadi perwira pertamanya hari ini karena Kapten Curtis telah menjadi mentor bagi saya sepanjang hidup saya,” katanya. “Dia menginspirasi saya untuk menjadi pilot.”
Julia kemudian menjelaskan peran ayahnya dalam kehidupannya di luar dunia penerbangan.
Dia mengatakan dia mengajarinya cara berjalan, berbicara, mengendarai sepeda, melempar bola bisbol, dan mengendarai mobil. Dia juga mengajarinya untuk “bersikap rendah hati, baik hati, dan berintegritas, baik di dalam maupun di luar pekerjaan.”
Dia kemudian mengungkapkan kepada penumpang bahwa kaptennya adalah ayahnya, menambahkan bahwa dia ingin memberi tahu semua orang betapa bangganya dia terhadap ayahnya.
“Mimpi menjadi kenyataan”
Julia bergabung dengan Southwest Airlines melalui program jalur karier Destination 225° dan telah bekerja di maskapai tersebut selama kurang lebih empat bulan.
Dalam video YouTube yang dibagikan oleh maskapai tersebut, dia menggambarkan terbang bersama ayahnya sebagai “mimpi yang menjadi kenyataan”.
“Agak menakutkan terbang bersama lelaki tua,” candanya, “Tapi dia tahu jalannya dengan baik!”
Pertukaran gembira ini membawa senyuman dari penonton dan penumpang.
Lelucon seorang ayah dan perpisahan yang mengharukan
Kapten Curtis kemudian mengambil alih pengumuman dari kabin dan bercanda bahwa meskipun putrinya sekarang memiliki pekerjaan penuh waktu, dia tetap menggunakan paket telepon selulernya.
Dia bertanya kepada penumpang apakah dia harus mempunyai rencananya sendiri, yang disambut dengan ejekan dari penumpang dan sorakan dari Julia.
“Dia seumur hidup, kurasa,” dia tertawa.
Belakangan, saat merefleksikan karirnya di video YouTube, Curtis menjadi emosional.
Berbicara tentang pengalamannya selama puluhan tahun di bidang penerbangan, dia menggambarkannya sebagai “karier yang panjang” dan mengatakan bahwa itu adalah “bagus”.
Saat ia bersiap untuk pensiun setelah lebih dari empat dekade terbang, ia menyatakan keyakinannya akan masa depan putrinya.
Uji coba tersebut diakhiri dengan pesan yang disukai banyak pemirsa:
“Saya tahu apa manfaat pekerjaan ini bagi saya dan menurut saya hal yang sama juga akan terjadi padanya.”






















