
Xabi Alonso adalah orang yang diminati oleh pemilik Liverpool, FSG, tetapi mereka telah mengubah pendiriannya terhadapnya.
Meskipun ada tekanan besar dari para penggemar agar mantan gelandang The Reds itu mengambil alih kendali di Anfield di tengah musim yang buruk di bawah asuhan Arne Slot, petinggi klub akhirnya menutup pintu untuk kembalinya sang pemain secara romantis.
UNDUH APLIKASI CAUGHTOFFSIDE RESMI UNTUK SEMUA PEMBARUAN TERBARU – LANGSUNG KE PONSEL ANDA! PADA APEL & GOOGLE BERMAIN
FSG tak suka ditolak oleh Xabi Alonso
Perubahan sikap dewan yang tiba-tiba berawal dari pencarian pengganti Jürgen Klopp.
Kelompok kepemilikan Liverpool di Amerika sangat tertarik untuk membawa mantan playmaker mereka kembali ke Merseyside setelah meraih gelar ganda domestik yang bersejarah dan tak terkalahkan bersama Bayer Leverkusen.
Namun, Alonso menolak tawaran tersebut, malah memilih tinggal di Jerman sebentar sebelum bergabung dengan Real Madrid.
Menurut laporan Sam Wallace untuk The Telegraph, penolakan ini meninggalkan kepahitan yang berkepanjangan di Boston. Wallace mengungkapkan:
“FSG dilaporkan menunjuk Alonso setelah Jürgen Klopp tetapi fakta bahwa Alonso menolak Liverpool, lalu menunggu satu tahun lagi hingga Real Madrid tersedia, tampaknya memberikan kesan mendalam pada FSG. Mereka tampaknya tidak memiliki rencana untuk menggantikan Slot musim panas ini.”
Kebanggaan para pengambil keputusan jelas terluka karena diperlakukan sebagai pilihan kedua selain Real Madrid.
Xabi Alonso bergabung dengan Chelsea karena masa depan Slot masih belum pasti
Meski Liverpool menolak mengalah, Alonso tidak menunggu. Yang mengejutkan, Chelsea, memanfaatkan keraguan ini, secara resmi mengumumkan pemain Spanyol itu sebagai manajer baru mereka dengan kontrak empat tahun yang menguntungkan.
Hal ini membuat posisi Liverpool sangat fluktuatif. Dengan FSG bertekad untuk mematahkan narasi bahwa penggemar yang tidak puas mendikte kebijakan klub, mempertahankan kepercayaan pada Slot adalah sebuah pertaruhan besar.
Pemain asal Belanda itu mengalami kemerosotan dramatis musim ini, kehilangan ruang ganti dan mendapat cemoohan dari pendukung Anfield.
Pernyataan eksplosif Salah dan like berikutnya dari beberapa rekan satu tim semakin menambah tekanan pada pemain Belanda itu.
Dengan membiarkan Alonso lolos saat melawan rivalnya di Premier League, sikap keras kepala FSG akan dibenarkan atau dilihat sebagai kesalahan bersejarah.






















