
(Foto oleh Tangkapan Layar/YouTube – Sky Sports/Tim Markland/PA Images melalui Getty Images)
Jamie Carragher kembali menyerang Mohamed Salah menyusul pernyataan eksplosif bintang Liverpool itu di media sosial.
Striker Mesir ini memicu perdebatan luas setelah secara terbuka mengkritik identitas tim saat ini di bawah asuhan Arne Slot menyusul kekalahan 4-2 mereka baru-baru ini dari Aston Villa.
UNDUH APLIKASI CAUGHTOFFSIDE RESMI UNTUK SEMUA PEMBARUAN TERBARU – LANGSUNG KE PONSEL ANDA! PADA APEL & GOOGLE BERMAIN
Jamie Carragher membandingkan situasi Mohamed Salah dengan kepergian Cristiano Ronaldo
Berbicara langsung di Sky Sports, Carragher mengungkapkan bahwa dia sudah lama memperkirakan ledakan publik dari pemain sayap itu menjelang kepergiannya dari Anfield.
Mantan bek Liverpool itu membandingkan situasinya dengan kepergian Cristiano Ronaldo dari Old Trafford.
Dia berkata: “Saya tidak terkejut. Saya memberi tahu semua orang di Sky di balik layar, teman-teman saya yang merupakan penggemar Liverpool, saya memberi tahu Salah bahwa sesuatu yang lain akan terjadi sebelum akhir musim. Dia akan memberikan kejutan lain.”
“Agak mirip dengan apa yang dilakukan Ronaldo ketika meninggalkan Manchester United. Saya pikir itu mungkin terjadi setelah akhir musim, ketika dia pergi, tapi ternyata tidak.
“Di acara ini, kurang dari dua tahun lalu, saya menyebutnya egois karena melakukan wawancara dan hal itu kembali menjadi kenyataan.
“Liverpool menjalani pekan yang sangat penting minggu ini, masih belum lolos ke Liga Champions dan ini seharusnya tentang Liverpool FC, bukan Salah FC, tapi sayangnya ini tentang Mohamed Salah…”
Carragher memiliki sejarah omelan anti-Salah
Bentrokan terbaru ini bukan pertama kalinya Carragher secara terbuka menargetkan striker bintang klub tersebut.
Pakar Sky Sports ini sering mengkritik perilaku Salah dan negosiasi kontrak selama bertahun-tahun, sering menyebut manuver media di luar lapangan yang dilakukan pemain tersebut “egois”.
Ketegangan secara eksplisit berkobar di awal musim ketika Salah secara terbuka mengklaim bahwa dia telah “dilempar ke bawah bus” setelah dicadangkan oleh Slot.
Sebagai tanggapan, Carragher melancarkan serangan pedas terhadap pemain nomor 11 Liverpool, sebuah kata-kata kasar yang terkesan lebih pribadi daripada apa pun.
Dengan Salah akan meninggalkan Merseyside di akhir kontraknya, pernyataan terbaru Carragher menyoroti rasa frustrasi yang semakin besar terhadap cara striker legendaris itu menangani kepergian pemain terkenal itu.
Dilihat: Tindakan Salah sama sekali tidak egois
Bertentangan dengan tuduhan “egois” Carragher, tindakan Salah sama sekali tidak egois.
Setelah dipastikan akan meninggalkan klub, keputusan Salah untuk angkat bicara dipandang oleh beberapa pihak sebagai upaya untuk mempertahankan identitas Liverpool daripada melemahkannya.
Pemain asal Mesir ini telah lama menjadi pemain utama di Anfield dan tetap menjadi salah satu sosok paling berpengaruh di klub, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Pernyataannya baru-baru ini tentang identitas “heavy metal” Liverpool di bawah Jurgen Klopp telah ditafsirkan sebagai kekhawatiran bahwa klub tersebut menjauh dari gaya lamanya.
Pernyataan Salah yang eksplosif tampaknya tidak bersifat pribadi dan lebih merupakan perluasan kekhawatirannya terhadap masa depan klub.
Dia sudah pergi tetapi dia ingin melihat klub sukses dan tampaknya banyak rekan setimnya di Liverpool yang setuju dengannya.






















