Kementerian Luar Negeri Kuwait mengeluarkan pernyataan yang mengutuk “serangan kurang ajar” Iran terhadap negara tersebut.
Dia mengatakan serangan itu “menunjukkan ketidakpedulian terhadap ancaman langsung terhadap kehidupan warga dan penduduk, serta terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.”
Ia menambahkan bahwa serangan tersebut “mewakili eskalasi berbahaya yang mendorong kawasan ini menuju ketegangan dan kerusuhan lebih lanjut.”
Teheran melancarkan serangan rudal dan drone yang menargetkan Kuwait dan Bahrain, setelah serangan AS di pulau Qeshm dan Gourk.
Komando Pusat AS mengatakan Iran menembakkan tujuh rudal ke arah Kuwait dan Bahrain, namun tidak ada yang mencapai sasarannya.
Kuwait mengatakan pertahanan udaranya telah mencegat rudal dan drone, sementara Bahrain mengeluarkan peringatan publik atas ancaman udara.






















