Gempa berkekuatan 5,6 skala richter melanda Bhutan pada Minggu malam (7 Juni), menyebabkan gempa di seluruh Sikkim dan beberapa distrik di Benggala utara, kutip pejabat PTI.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada pukul 23.06. dekat Punakha di Bhutan. Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) menyebutkan gempa berkekuatan 5,6 skala richter dan terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Guncangan tersebut berlangsung beberapa detik dan terasa di wilayah timur laut India, sehingga mendorong warga meninggalkan rumah mereka sebagai tindakan pencegahan.
Belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa
Pihak berwenang mengatakan belum ada laporan mengenai korban jiwa, cedera, atau kerusakan properti di Sikkim atau Benggala Barat.
Pihak berwenang terus memantau situasi pasca gempa.
Seorang pejabat dari Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Sikkim mengatakan situasi tersebut diawasi secara ketat, meskipun tidak ada insiden merugikan yang dilaporkan.
Warga bergegas keluar setelah merasakan getaran
Penduduk Gangtok dan wilayah lain di Sikkim melaporkan merasakan getaran tak lama setelah pukul 23.00.
Banyak orang meninggalkan rumah dan bangunan mereka untuk sementara waktu setelah merasakan guncangan.
“Getarannya terasa selama beberapa detik,” kata warga, menyebut getarannya singkat namun nyata.
Getaran terasa hingga Benggala Utara
Gempa juga dirasakan di beberapa distrik di Benggala utara yang berbatasan dengan Bhutan.
Warga Siliguri, Cooch Behar, Jalpaiguri dan Alipurduar mengatakan mereka mengalami gempa dan keluar dari tempat tinggal mereka sebagai tindakan pencegahan.
Pihak berwenang setempat mengonfirmasi bahwa tidak ada korban cedera atau kerusakan properti yang dilaporkan di wilayah tersebut.
Gempa bumi melanda dekat Punakha
Menurut USGS, pusat gempa terletak di dekat Punakha, salah satu wilayah administratif utama Bhutan.
GFZ mengatakan gempa terjadi pada kedalaman dangkal 10 km, yang seringkali membuat getaran lebih terlihat di wilayah yang lebih luas.
Pihak berwenang Bhutan tidak segera melaporkan kerusakan signifikan setelah gempa tersebut.
Situasi dalam pengawasan
Manajemen bencana dan otoritas lokal di wilayah yang terkena dampak mengatakan mereka sedang memantau perkembangan dan menilai apakah terjadi gempa susulan.
Tidak ada gangguan besar atau insiden darurat terkait gempa yang dilaporkan di Sikkim atau Benggala utara.






















