Striker Meksiko Julián Quiñones membuat sejarah pada hari Kamis dengan mencetak gol pertama Piala Dunia FIFA 2026 saat negara tuan rumah memimpin lebih dulu melawan Afrika Selatan dalam pertandingan pembukaan turnamen.
Striker berusia 29 tahun itu mencetak gol pada menit kesembilan di Estadio Azteca yang terkenal setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan. Dia dengan tenang memukul bola dari tepi kotak penalti, membuat kiper Afrika Selatan Ronwen Williams tidak punya peluang.
Golnya menjadi gol pertama di Piala Dunia baru yang diikuti 48 tim, yang diselenggarakan oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Meksiko memulai pertandingan dengan kuat dan mengendalikan sebagian besar permainan awal di depan penonton tuan rumah yang bersemangat. Striker veteran Raúl Jiménez hampir membuka skor pada menit kelima, tetapi Williams melakukan penyelamatan luar biasa untuk menjaga level Afrika Selatan.
Namun tekanan itu akhirnya membuahkan hasil. Empat menit kemudian, Quiñones mengambil keuntungan dari kesalahan yang merugikan pertahanan Afrika Selatan dan melepaskan tembakan dengan percaya diri untuk membuat stadion berpesta.
Gol tersebut langsung mengamankan tempat Quiñones dalam sejarah Piala Dunia sebagai pencetak gol terbanyak turnamen 2026.
Afrika Selatan mencoba melawan dan sempat menguasai bola, namun kesulitan untuk menghancurkan pertahanan Meksiko yang terorganisir.
Permainan juga menjadi lebih bersifat fisik karena kedua tim berebut kendali di lini tengah. Gelandang Afrika Selatan Teboho Mokoena menerima kartu kuning pada menit ke-17 karena pelanggarannya yang terlambat, sementara pemain Meksiko Brian Gutiérrez juga menerima kartu kuning enam menit kemudian.
Bagi Quiñones, itu adalah momen yang tidak akan pernah ia lupakan, karena namanya menjadi orang pertama yang masuk dalam buku rekor Piala Dunia FIFA 2026.






















