Home Olahraga Tekanan meningkat terhadap Mbappé di Prancis setelah serangkaian insiden

Tekanan meningkat terhadap Mbappé di Prancis setelah serangkaian insiden

5
0



Reaksi Kylian Mbappe saat Real Madrid melawan Girona (Foto oleh Angel Martinez/Getty Images)

Setelah musim yang sulit di Real Madrid, di mana para penggemar terkadang menentang Kylian Mbappe, perilakunya di Prancis kini semakin menimbulkan kekhawatiran. Striker berusia 26 tahun itu akan memimpin The Blues ke Piala Dunia sebagai kapten untuk pertama kalinya, namun kepemimpinannya sudah dipertanyakan.

Mbappe dilaporkan ditanyai tentang perilakunya selama paruh kedua musim ini oleh Real Madrid, yang tampaknya menimbulkan kekhawatiran di antara rekan satu timnya di Santiago Bernabeu. Komitmennya dipertanyakan setelah ia tampak fit untuk menghadapi Barcelona di El Clasico, namun ia meninggalkan tim di akhir pertandingan setelah mengetahui bahwa ia akan berada di bangku cadangan.

Mbappé membuat marah tim Prancis setelah beberapa insiden

(Foto oleh Angel Martinez/Getty Images)

Laporan dari Perancis tidak memberikan gambaran yang lebih baik. Serangkaian peristiwa yang dijelaskan di Siempre Madrid membuat Mbappe bersikap dingin kepada rekan setimnya Ngolo Kante di terowongan pertandingan persahabatan baru-baru ini. Setelah pertandingan pemanasan melawan Irlandia Utara, dia juga meninggalkan kamp beberapa jam kemudian karena “alasan pribadi”. Selanjutnya, ia kemudian berfoto bersama pacarnya, aktris Spanyol Ester Exposito.

Permasalahan juga meluas hingga ke lapangan. Pemenang Ballon d’Or dan bintang Paris Saint-Germain Ousmane Dembele rupanya mempertanyakan tingkat kerja defensifnya di ruang ganti, sebuah kritik yang berulang kali muncul di Spanyol.

Harapan besar terhadap Kylian Mbappé

Mbappé adalah salah satu favorit untuk memenangkan Sepatu Emas musim panas ini di Piala Dunia, tetapi ia juga ditugaskan untuk memimpin lini depan tim Prancis yang bertabur bintang yang diperkirakan akan menantang trofi tersebut. Mengingat kesuksesan PSG baru-baru ini di Liga Champions dan perjuangan Real Madrid, kesalahan semakin sering diarahkan pada Mbappé. Jika dia tidak memenuhi ekspektasi di Piala Dunia musim panas ini, keributan hanya akan semakin keras.