Pada Minggu pagi, sebuah pesawat sipil jatuh di Prancis timur, AFP melaporkan mengutip media lokal. Menurut surat kabar L’Est Républicain, pesawat yang membawa sekelompok pasukan terjun payung pecah berkeping-keping di kota Tomblaine di timur laut Prancis, dekat Nancy. Sekitar 11 orang tewas dalam insiden tersebut sementara tiga lainnya berhasil melontarkan diri tepat pada waktunya.
Surat kabar Prancis L’Est Républicain melaporkan bahwa korban di dalam pesawat adalah perawat independen dari Nancy yang baru pertama kali terjun payung. Presiden Ordo Perawat Independen cabang Meurthe-et-Moselle, Thierry Pechey, tiba di lokasi untuk mengamati situasi.
Di antara korban tewas, lima orang adalah instruktur, lima pelajar, dan satu pilot berpengalaman. Yves Seguy, prefek Meurthe-et-Moselle, membenarkan jumlah korban tewas namun tidak memberikan informasi mengenai perawat yang berada di dalam pesawat tersebut. Menteri Dalam Negeri diperkirakan tiba di lokasi kecelakaan sore ini sekitar pukul 16.30, The Mirror melaporkan.
Polisi Prancis mendesak warga untuk meninggalkan daerah tersebut dan mengatakan: “Hindari sepenuhnya daerah Calle Salvador Allende. Untuk memberikan akses gratis bagi layanan darurat dan penegakan hukum, jangan pergi ke sana.”






















