Home Opini Wanita Agra ditangkap setelah jenazah suaminya ditemukan terkubur di bawah lantai kamar...

Wanita Agra ditangkap setelah jenazah suaminya ditemukan terkubur di bawah lantai kamar mandi

3
0


Polisi Agra telah menangkap seorang wanita berusia 40 tahun sehubungan dengan pembunuhan suaminya, yang mayatnya ditemukan terkubur di bawah ubin toilet di rumah mereka.

Kabar tersebut muncul saat negara tersebut masih bergulat dengan dugaan pembunuhan Ketan Agarwal yang dilakukan Siya Goyal dan Chetan Chaudhary.

Jenazah Surendra Sharma, 45, ditemukan polisi setelah mereka menggeledah lantai kamar mandi rumah tempat dia tinggal bersama istrinya di koloni Renuka Dham, yang berada di bawah kantor polisi Skinadra.

Jawaban cepat atas pertanyaan-pertanyaan kunci

5 PERTANYAAN

Ruby Sharma ditangkap setelah jenazah suaminya ditemukan terkubur di bawah lantai kamar mandi rumah mereka, menyusul penyelidikan polisi yang dipicu oleh laporan hilangnya suaminya.

Jenazah Surendra Sharma ditemukan polisi setelah mereka menggeledah lantai kamar mandi rumahnya, menyusul keluhan tentang hilangnya dia.

Motif pasti di balik dugaan pembunuhan Surendra Sharma masih dalam penyelidikan, namun ada laporan seringnya terjadi pertengkaran dan konflik rumah tangga, yang kemungkinan terkait dengan kebiasaan minumnya.

Tim forensik telah mengumpulkan berbagai bukti dari rumah Ruby Sharma, yang kini menjadi bagian dari penyelidikan pembunuhan Surendra Sharma.

Investigasi atas pembunuhan Ketan Agarwal penting karena adanya dugaan perencanaan terlebih dahulu, termasuk pengulangan kejahatan dan penggunaan bahasa kode dalam komunikasi antar terdakwa.

Polisi menduga Ruby Sharma, istri almarhum, adalah orang yang membunuhnya dan kemudian menyembunyikan jenazahnya di bawah lantai kamar mandi sebelum menutupinya dengan beton.

Baca juga | Chetan Chaudhary akan dibawa ke Benteng Lohagarh untuk rekonstruksi TKP

Masalah ini sampai ke polisi ketika ada pengaduan mengenai hilangnya Surendra, setelah itu pihak berwenang mulai menginterogasi istrinya. Dugaan pembunuhan itu terungkap setelah interogasinya.

Ruby kemudian ditangkap dan diperiksa untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut. PTI polisi melaporkan.

Seorang tetangga mengatakan kepada polisi bahwa pasangan tersebut sering bertengkar dan Sharma, yang berasal dari Bharatpur, telah tinggal di daerah tersebut selama sekitar sembilan tahun.

Dia juga mengatakan para tetangga terus bertanya pada Ruby di mana suaminya menghilang, namun Ruby terus menghindari pertanyaan tersebut.

Anil Sharma, saudara laki-laki Surendra, mengatakan seringnya dia minum menyebabkan pertengkaran dengan Ruby dan dialah yang memberi tahu keluarga tersebut setelah saudara laki-lakinya menghilang, India Today melaporkan. Ruby jugalah yang pertama kali mengajukan laporan orang hilang.

Jenazahnya dikirim untuk diautopsi, lapor publikasi tersebut, menambahkan bahwa bukti dikumpulkan dari rumah oleh tim forensik.

Update Kasus Pembunuhan Ketan Agarwal

Sementara itu, pengadilan Pune pada hari Jumat mengembalikan Siya Goyal dan Chetan Chaudhury ke tahanan yudisial selama 14 hari sehubungan dengan dugaan pembunuhan makelar barang tak bergerak Ketan Agarwal.

Pengadilan menolak permintaan polisi untuk memperpanjang penahanan pra-sidang terhadap kedua pria tersebut. Sejumlah saksi yang hadir di lokasi kejadian pada hari dugaan pembunuhan kini telah maju untuk memberikan informasi, ungkap seorang pejabat senior polisi, menurut PTI.

Baca juga | Jaksa menyerukan penahanan yang lebih lama terhadap Siya dan Chetan

Penuntut memberitahu pengadilan bahwa polisi telah melakukan panchnama (investigasi TKP) di tempat di mana Goyal diduga membuang paspor Agarwal ketika dia dalam perjalanan ke Mumbai.

“Penyidik ​​juga melakukan panchnama di tempat Goyal dan Chaudhary diduga berlatih cara membunuh Agarwal,” kata wakil jaksa penuntut umum Rajashree Virkud.

“Data dari ponsel-ponsel yang disita sebelumnya telah ditemukan dan penyidik ​​telah menerima laporan forensik. Percakapan yang ditemukan tersebut mengandung bahasa kode, termasuk nama panggilan dan emoji yang artinya hanya dapat dijelaskan oleh terdakwa,” ujarnya.