Home Olahraga Hat-trick Dembele menunjukkan Prancis memiliki lebih dari Mbappé di Piala Dunia

Hat-trick Dembele menunjukkan Prancis memiliki lebih dari Mbappé di Piala Dunia

5
0


Ousmane Dembele menampilkan performa luar biasa saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 pada hari Jumat, dan pertandingan tersebut menawarkan beberapa pelajaran penting menjelang babak 16 besar Piala Dunia FIFA.

Pemenang Ballon d’Or mencetak salah satu hat-trick pertama dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol pada menit ketujuh, 20 dan 32 saat Prancis menyelesaikan babak penyisihan grup dengan sembilan poin sempurna.

Berikut pembelajaran utama dari kemenangan mengesankan Prancis atas Norwegia:

1. Prancis tidak lagi bergantung pada Kylian Mbappé

Selama bertahun-tahun, kesuksesan Prancis kerap dikaitkan dengan kejeniusan Kylian Mbappé. Namun performa luar biasa Dembele membuktikan The Blues punya beberapa pemenang pertandingan.

Sementara Mbappe memberikan assist untuk gol pembuka dan tetap menjadi ancaman konstan, Dembele menjadi berita utama dengan penampilan klinis yang menonjolkan kedalaman serangan Prancis. Kemunculan Dembele sebagai pencetak gol yang konsisten bisa meringankan tekanan sang kapten di babak 16 besar.

2. Perubahan taktis Luis Enrique mengubah Dembele

Salah satu pelajaran terbesar dari turnamen sejauh ini adalah evolusi Dembele sebagai pemain.

Keputusan Luis Enrique untuk menempatkan Dembele di posisi menyerang yang lebih sentral di Paris Saint-Germain membuatnya menjadi striker yang lebih lengkap dan tegas. Meskipun ia memulai di sisi kanan melawan Norwegia, pergerakan, penyelesaian akhir, dan pengambilan keputusannya mencerminkan kepercayaan diri seorang pemain yang bermain di puncak karirnya.

Empat golnya dalam tiga pertandingan sudah menjadikannya salah satu pemain paling menonjol di Piala Dunia.

3. Kedalaman skuad Prancis bisa jadi senjata terbaiknya

Meski pelatih kepala Didier Deschamps absen, yang kembali ke rumah untuk menghadiri pemakaman ibunya, Prancis tetap menampilkan salah satu penampilan terbaiknya di turnamen tersebut.

Pemain seperti Désiré Doué, Aurélien Tchouameni dan Théo Hernandez tampil, menunjukkan bahwa Prancis memiliki kualitas di seluruh skuadnya.

Mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan grup semakin menyoroti kekuatan ofensif yang dimiliki mantan juara dunia itu.

4. Strategi rotasi tim Norwegia bisa membuahkan hasil

Kekalahan telak yang dialami Norwegia tidak serta merta menimbulkan kekhawatiran.

Pelatih Stale Solbakken mengistirahatkan pemain kunci termasuk Erling Haaland, Martin Odegaard dan Alexander Sorloth setelah kualifikasi sudah terjamin.

Langkah ini memungkinkan Norwegia untuk melindungi pemain bintang mereka menjelang pertandingan babak 16 besar yang sulit melawan Pantai Gading. Meski skornya buruk, menjaga kebugaran para pemain kunci mereka bisa menjadi strategi paling bijaksana dalam jangka panjang.

5. Kegagalan pertahanan tetap menjadi kekhawatiran terbesar Perancis

Meski meraih kemenangan meyakinkan, Prancis kembali menunjukkan tanda-tanda kerentanan di pertahanan.

Norwegia membalaskan satu gol segera setelah gol kedua Dembele, memperlihatkan hilangnya konsentrasi sesaat dari pertahanan Prancis. Tim juga kebobolan penalti di babak kedua, meski kiper Mike Maignan menyelamatkan mereka berkat penyelamatan Jorgen Strand Larsen.

Menghadapi lawan yang lebih kuat di babak 16 besar, kesalahan defensif seperti itu bisa berakibat fatal.

6. Dembele membuat sejarah elit Prancis di Piala Dunia

Hat-trick Dembele menempatkannya di samping beberapa nama terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis.

Sebelum hari Jumat, hanya Just Fontaine dan Mbappé yang mencetak hat-trick Piala Dunia untuk Prancis. Prestasinya juga mengukuhkan reputasinya yang semakin meningkat sebagai salah satu pemain terkemuka di turnamen tahun ini.

Dengan empat gol yang sudah dicetaknya dan dominasi Prancis yang semakin meningkat, Dembele telah menjadi salah satu penantang gelar bintang Piala Dunia.