
(Foto oleh Marc Israel SELLEM / POOL / AFP via Getty Images / (Paul Childs/Reuters))
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dukungannya untuk Argentina, dengan mengatakan dia ingin mereka memenangkan turnamen tersebut.
Dalam penampilan podcast baru-baru ini, Netanyahu secara eksplisit mengungkapkan bahwa dia mendukung Albiceleste di Piala Dunia 2026.
Namun, sang perdana menteri mengklarifikasi bahwa kesetiaannya yang tiba-tiba terhadap sepak bola bukan didorong oleh legenda Argentina Lionel Messi, melainkan karena kekaguman geopolitiknya terhadap para pemimpin negara.
UNDUH APLIKASI CAUGHTOFFSIDE RESMI UNTUK SEMUA PEMBARUAN TERBARU – LANGSUNG KE PONSEL ANDA! PADA APEL & GOOGLE BERMAIN
Benjamin Netanyahu ingin Argentina menang
Ketika pembawa acara podcast menyatakan bahwa Messi mempengaruhi keputusannya untuk mendukung Argentina, Netanyahu menjawab: “Tidak, Perdana Menteri Milei sebelum Messi.” »
Netanyahu, yang dilaporkan menjadi subjek surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas kejahatan perang di Palestina dan kejahatan terhadap kemanusiaan, kemudian memuji Presiden Argentina Javier Milei, dengan mengatakan: “Dia adalah seorang superstar sejati. Sahabat terbaik Israel.”
??| JUSTIN: Bibi Netanyahu punya ?????????? mengumumkan bahwa dia akan mendukung Argentina di Piala Dunia FIFA ini. ????
(@clashreport)pic.twitter.com/zJi1Q6RIg9
– Sisi Tujuan (@sisi tujuan) 9 Juli 2026
Komentar perdana menteri Israel menyoroti persahabatannya yang semakin besar dengan Milei, yang secara aktif menjalin hubungan dekat dengan pemerintah Israel sejak menjabat.
Milei telah berulang kali menyatakan dukungan kuatnya kepada Israel dan memperkuat hubungan diplomatik dengan negara tersebut, termasuk mengumumkan rencana pemindahan kedutaan Argentina ke Yerusalem.
Bagi Netanyahu, persahabatan politik ini menjadi prioritas utama dibandingkan fandom sepak bola mana pun di lapangan.
Kontroversi Mesir-Argentina memicu usulan sanksi politik
Dukungan vokal Netanyahu untuk Argentina muncul di tengah dampak buruk dari kemenangan dramatis Argentina 3-2 atas Mesir di babak 16 besar.
Pertandingan ini dirusak oleh banyak kontroversi wasit setelah wasit Perancis François Letexier membuat serangkaian keputusan akhir yang tidak menguntungkan tim Afrika, termasuk gol Mostafa Ziko yang dianulir yang akan membuat Mesir unggul 2-0.
Ingin lebih banyak liputan CaughtOffside? Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google ke daftar favorit Anda untuk mendapatkan informasi yang dapat Anda percayai.
Menurut laporan Football Paparazzi, dukungan vokal pelatih Mesir Hossam Hassan terhadap Palestina selama Piala Dunia ini bisa jadi berperan dalam keputusan kontroversial yang diambil tim wasit.
Setelah pertandingan, Hassan dengan marah menuduh FIFA melakukan “ketidakadilan”, dan menyatakan bahwa elemen luar telah berkontribusi dalam mempertahankan juara dunia bertahan di turnamen tersebut.
?? Hossam Hassan berbicara dari hati
Hossam Hassan ditanya apakah komentarnya tentang Palestina menjadi alasan Mesir dihukum.
“Saya tidak ingin membicarakan hal itu. Kami berbicara tentang tujuan kemanusiaan. Apakah ada yang merasa kasihan kepada orang yang kehilangan nyawanya?”
— Pitch Wire (@wire_pitch) 7 Juli 2026
Meski ketua wasit FIFA Pierluigi Collina dengan cepat menepis tuduhan Hassan sebagai hal yang “tidak berdasar”, perpotongan antara pernyataan geopolitik dan drama wasit telah membuat pertandingan ini menjadi pusat perbincangan global saat Argentina bersiap menghadapi pertandingan perempat final.






















