Situasi di Selat Hormuz “tidak akan pernah kembali seperti sebelum perang 40 hari,” kata juru bicara angkatan bersenjata Iran Ebrahim Zolfaghari.
Juru bicara tersebut mengatakan Amerika Serikat “ketakutan” dengan “kedaulatan Iran atas Selat Hormuz,” dan menuduh Washington mengganggu stabilitas keamanan di koridor transit penting tersebut.
Iran meminta negara-negara Teluk “untuk tidak membiarkan Amerika menggunakan wilayah mereka untuk menyerang kami”, tambahnya.






















