Home Dunia Nilai Investasi Golden Visa Indonesia Capai Rp52,1 Triliun

Nilai Investasi Golden Visa Indonesia Capai Rp52,1 Triliun

4
0


Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat aliran investasi masuk sebesar Rp52,1 triliun melalui program Golden Visa hingga Senin 18 Mei sejak diluncurkan pada Juli 2024.

Angka investasi tersebut dihasilkan melalui penerbitan 1.274 Golden Visa, dengan tiga kontribusi terbesar berasal dari kategori investor korporasi (indeks E28D) sebesar Rp 50.884.158.768.681, disusul kategori investor perorangan yang belum memulai usaha (indeks E28C) dengan nilai investasi sebesar Rp 179.387.571.947 dan kategori investor perorangan yang mendirikan usaha (indeks E28B) dengan nilai investasi sebesar Rp130.274.964.522.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan kebijakan Golden Visa merupakan transformasi kebijakan keimigrasian Indonesia agar lebih progresif, kompetitif, dan adaptif terhadap dinamika global.

“Program ini merupakan bagian dari strategi nasional yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan investasi dengan tidak mengabaikan aspek keamanan,” kata Marantoko, Kamis, 21 Mei.

Data yang dipublikasikan menunjukkan bahwa tiga negara dengan jumlah pemegang Golden Visa terbanyak adalah Amerika Serikat (160), disusul Tiongkok (147) dan Taiwan (110).

Visa Emas Indonesia menawarkan berbagai keuntungan bagi investor dan talenta di seluruh dunia, antara lain izin tinggal jangka panjang lima hingga sepuluh tahun, tidak ada penjamin di Indonesia, kemampuan mendatangkan anggota keluarga, dan layanan imigrasi prioritas yang cepat dan efisien. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan mendukung konsep kemudahan berusaha di Indonesia.

Marantoko juga menegaskan, meski mendorong investasi tetap menjadi prioritas, penerapan program Golden Visa tetap menghormati prinsip kebijakan selektif.

Kami memastikan bahwa setiap pemegang visa memenuhi persyaratan keamanan dan kepatuhan hukum serta memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan nasional, sejalan dengan semangat imigrasi bagi masyarakat,» pungkas Dirjen Imigrasi.