Home Opini Italia melarang konser Kanye West dan Travis Scott karena kekhawatiran akan keamanan...

Italia melarang konser Kanye West dan Travis Scott karena kekhawatiran akan keamanan dan protes

1
0


Dua konser terkenal yang melibatkan rapper Amerika Kanye West dan Travis Scott telah dibatalkan di Italia setelah pemerintah setempat menyuarakan kekhawatiran tentang keselamatan publik dan risiko protes.

Konser Kanye West dan Travis Scott di Italia dibatalkan

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli di RCF Arena di Reggio Emilia, salah satu gedung konser terbuka terbesar di Eropa. Scott dijadwalkan menjadi headline “Pulse of Gaia Festival” pada 17 Juli, sementara West, yang kini tampil dengan nama Ye, dijadwalkan tampil di tempat yang sama pada hari berikutnya.

Keputusan untuk melarang acara tersebut diumumkan oleh prefek Reggio Emilia, Salvatore Angieri, yang mengatakan bahwa otoritas setempat telah menilai risiko penyelenggaraan dua konser berskala besar dalam waktu singkat. Menurut pihak berwenang, perkiraan masuknya puluhan ribu penonton selama periode 24 jam telah menimbulkan kekhawatiran yang signifikan terhadap pengelolaan massa dan ketertiban umum.

Para pejabat juga menyoroti kemungkinan terjadinya protes dan protes balasan. Angieri mengatakan langkah tersebut menyusul permintaan dari kelompok advokasi konsumen CODACONS dan perwakilan komunitas Yahudi di Modena dan Reggio Emilia, yang telah menyatakan keprihatinannya atas rencana kemunculan Ye.

Apa alasan pembatalan tersebut?

Kontroversi seputar Ye bermula dari serangkaian pernyataan dan tindakan anti-Semit yang menuai kritik luas dalam beberapa tahun terakhir. Rapper ini menghadapi konsekuensi profesional dan bisnis di beberapa negara menyusul pernyataannya termasuk memuji Adolf Hitler dan penggunaan gambar terkait Nazi dalam konten publiknya.

Akibatnya, beberapa rencana penampilan di seluruh Eropa dibatalkan atau ditunda. Pada bulan April, pihak berwenang Inggris menolak Ye masuk ke negaranya, dengan alasan bahwa kehadirannya tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Belakangan bulan itu, rencana konser di Marseille ditunda karena adanya laporan bahwa pihak berwenang Prancis berusaha mencegah acara tersebut berlangsung. Pertunjukan di Polandia dan Swiss juga dibatalkan.

Meskipun Ye telah secara terbuka meminta maaf atas beberapa pernyataannya di masa lalu dan menghubungkan perilakunya dengan gangguan bipolar yang tidak diobati, kontroversi seputar artis tersebut terus mempengaruhi keputusan penyelenggara acara dan pejabat publik.

Dimasukkannya Travis Scott dalam acara yang dibatalkan juga menarik perhatian, meskipun karena alasan yang berbeda. Rapper ini terus-menerus menghadapi pertanyaan tentang keamanan konser sejak tragedi di festival Astroworld 2021 di Houston, di mana kerumunan penonton menyebabkan 10 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Pihak berwenang Italia mengatakan kombinasi dari dua pertunjukan besar yang melibatkan artis terkenal dunia, serta kemungkinan protes dan masalah keamanan, berkontribusi pada keputusan mereka untuk memblokir konser tersebut.