Halo, para pembaca Middle East Eye,
Ketegangan di sekitar Selat Hormuz kembali meningkat setelah Iran mengumumkan rencana untuk menerapkan tarif tol pengiriman di jalur air strategis tersebut, sementara Donald Trump memperingatkan Teheran bahwa mereka akan menghadapi “masa yang sangat buruk” jika kesepakatan damai tidak tercapai dengan cepat.
Meskipun ada upaya diplomasi dan mediasi baru yang dilakukan Pakistan, aktivitas militer terus berlanjut di Lebanon dan negara-negara Teluk, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran bahwa kawasan tersebut semakin mendekati eskalasi besar.
Berikut perkembangan terkini:
-
Iran mengatakan akan segera mengungkap sistem lalu lintas dan tol di Selat Hormuz
-
Trump memperingatkan Teheran tentang ‘masa buruk’ jika perundingan gagal
-
Israel mengatakan militernya berada pada tingkat persiapan tertinggi untuk kemungkinan perang dengan Iran
-
Hizbullah melancarkan serangan drone dan roket terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan
-
Serangan Israel meningkat di Lebanon selatan meskipun gencatan senjata diperpanjang
-
Komando Pusat AS mengatakan 78 kapal dialihkan ke bawah blokade Iran
-
Rusia memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan serangan lebih lanjut terhadap Iran
-
Pakistan mengatakan perundingan putaran kedua antara Washington dan Teheran masih bisa membawa perdamaian
-
Inggris menyebarkan sistem anti-drone pada pesawat RAF di Timur Tengah
-
Kekhawatiran terhadap minyak dan energi meningkat setelah pengecualian AS terhadap minyak Rusia berakhir






















