Uni Emirat Arab mengutuk serangan pesawat tak berawak yang memicu kebakaran di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah di bagian barat negara itu, tanpa menyatakan tanggung jawab.
Kementerian Luar Negeri menyebut insiden tersebut sebagai “eskalasi berbahaya” dan “tindakan agresi yang tidak dapat diterima” yang menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan nasional.
Dia menambahkan bahwa “ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan tidak akan ditoleransi, apa pun kondisinya”.






















