Dua menteri senior Israel menyerukan tanggapan yang lebih agresif terhadap Hizbullah menyusul serangkaian serangan pesawat tak berawak dari Lebanon. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir mengatakan Israel harus memutus pasokan listrik Lebanon, merebut Sungai Zahrani dan melanjutkan operasi militer skala besar.
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menyerukan respons yang lebih kuat terhadap kemampuan drone Hizbullah, dan mengatakan Israel harus mengenakan biaya tinggi atas serangan tersebut.
Komentar tersebut menyusul laporan bahwa para pemimpin militer Israel membahas kemungkinan serangan balasan menyusul operasi drone Hizbullah yang menargetkan Israel utara dan posisi militer di dekat perbatasan Lebanon.
Media Israel baru-baru ini melaporkan penggunaan drone first-person view yang canggih oleh Hizbullah, termasuk sistem yang dilengkapi dengan panduan serat optik dan pencitraan termal.
Netanyahu telah menjanjikan tanggapan yang kuat terhadap serangan yang terus berlanjut, dengan mengatakan bahwa pihak berwenang Israel sedang berupaya untuk melawan ancaman pesawat tak berawak yang terus berkembang.






















