Departemen Perang AS mengatakan delegasi dari Lebanon dan Israel mengadakan apa yang disebutnya sebagai perundingan militer produktif di Washington, yang berfokus pada pengembangan kerangka kerja praktis untuk keamanan dan stabilitas regional.
Dalam sebuah pernyataan, Pentagon menyambut baik komitmen yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak dan menegaskan kembali dukungan AS terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, sambil menyerukan negara yang bebas dari aktor non-negara bersenjata.
Diskusi tersebut terjadi di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel dan operasi militer yang sedang berlangsung di Lebanon selatan.
Pembicaraan tersebut bertepatan dengan komentar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang mengatakan pasukan Israel telah maju lebih jauh ke Lebanon namun belum menyeberangi Sungai Litani, garis geografis utama sekitar 30 kilometer sebelah utara perbatasan.






















