Home Ekonomi Turis Australia lolos dari percobaan pemerkosaan di pantai Sumba

Turis Australia lolos dari percobaan pemerkosaan di pantai Sumba

3
0


SUMBA BARAT DAYA, Indonesia — Seorang turis Australia yang pergi untuk menyaksikan matahari terbit di pantai yang tenang di barat daya Sumba mendapati dirinya berjuang untuk hidupnya setelah seorang remaja diduga mencoba memperkosanya, kata polisi.

Wanita berusia 30 tahun, yang hanya diidentifikasi dengan inisial IMC, sedang menuju ke pantai Pailiang di desa Bondo Kodi pada pagi hari tanggal 19 Juni ketika dia didekati oleh seorang remaja setempat yang sedang menunggang kuda.

Polisi mengatakan remaja tersebut menyapa wanita tersebut sebelum tiba-tiba menangkapnya dan memaksanya jatuh ke tanah dekat pantai. Penyelidik mengatakan tersangka melakukan pelecehan seksual terhadap korban dan mendorong kepalanya ke dalam air beberapa kali saat dia berjuang untuk melawan.

Korban kesulitan bernapas karena tersangka beberapa kali membenturkan kepalanya ke air laut, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumba Barat Daya Iptu Yakobus Sanam, Kamis.

Serangan tidak berhenti sampai di situ.

Menurut penyidik, tersangka menyeret wanita tersebut menuju semak-semak terdekat. Takut serangan itu akan terus berlanjut, dia diduga menawarinya uang dan iPhone dengan harapan dia akan melepaskannya.

Sebaliknya, remaja tersebut dikabarkan mengambil iPhone 14 Pro miliknya.

Saat tersangka melepaskan cengkeramannya, wanita tersebut memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri. Dia melepaskan diri dan berlari menuju hotel tempatnya menginap, masih terguncang dengan apa yang baru saja terjadi. Staf hotel kemudian membantunya dan memberi tahu pihak berwenang.

Korban melapor ke polisi pada 22 Juni, tiga hari setelah kejadian.

Polisi telah menangkap tersangka, yang diidentifikasi hanya berinisial AH, seorang pelajar berusia 17 tahun. Penyidik ​​​​mewawancarai para saksi, memperoleh beberapa barang bukti, termasuk telepon genggam korban dan pakaian yang rusak, serta mengadakan pemeriksaan forensik.

Remaja tersebut masih ditahan sementara penyelidikan berlanjut.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.