Home Opini Pembaruan pagi

Pembaruan pagi

3
0


Pembaruan pagi

Jutaan pelayat berkumpul di Teheran untuk berdoa pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei saat upacara tersebut memasuki hari kedua.

Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa negosiasi dengan Teheran akan dilanjutkan setelah masa pemakaman, seiring para pemimpin regional terus menyerukan penerapan nota kesepahaman AS-Iran dan diakhirinya kekerasan yang sedang berlangsung di Lebanon dan Gaza.

Berikut pembaruan terkini:

  • Doa pemakaman diadakan untuk Ali Khamenei, anggota keluarganya dan korban lain dari pemogokan pada bulan Februari selama unjuk rasa massal di Teheran.

  • Media pemerintah Iran melaporkan bahwa peti mati Khamenei dan anggota keluarganya yang terbunuh dipindahkan ke tempat yang ditentukan setelah salat.

  • Putra-putra Khamenei bergabung dengan para pejabat senior Iran dan komandan militer, termasuk pimpinan IRGC, dalam upacara pemakaman.

  • Metro Teheran mencatat lebih dari tujuh juta perjalanan penumpang terkait pemakaman karena kerumunan orang terus berdatangan dari seluruh Iran.

  • Delegasi lebih dari 100 negara menghadiri upacara tersebut, menjadikan pemakaman tersebut salah satu pertemuan internasional terbesar yang diselenggarakan oleh Iran dalam beberapa tahun terakhir.

  • Presiden Donald Trump mengatakan Washington dan Teheran mengambil jeda sementara dari perundingan hingga setelah pemakaman, sambil menegaskan diplomasi akan berlanjut setelahnya.

  • Trump juga mengatakan dia berencana bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih minggu depan.

  • Laporan menunjukkan bahwa Pakistan bisa menjadi tuan rumah babak baru perundingan AS-Iran setelah upacara pemakaman selesai.

  • Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Selat Hormuz bukanlah arena militer bagi kekuatan luar, karena perdebatan terus berlanjut mengenai pengiriman dan pengaturan keamanan.

  • Serangan Israel terus berlanjut di Lebanon selatan dan Gaza, sementara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan adanya upaya untuk melemahkan nota kesepahaman AS-Iran.

Para pelayat menghadiri doa saat upacara perpisahan publik mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Mosalla Agung Imam Khomeini di Teheran, 5 Juli 2026 (Alkis Konstantinidis/Reuters)