Erling Haaland mencetak dua gol di babak kedua untuk menginspirasi Norwegia meraih kemenangan terkenal 2-1 atas Brasil dan mengirim negaranya ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.
Striker Manchester City ini menunjukkan penampilan klinis di saat yang paling penting, mencetak gol pada menit ke-79 dan ke-90 untuk menyingkirkan juara dunia lima kali itu dalam pertemuan babak 16 besar yang luar biasa di New Jersey.
Brasil menyesali kegagalan penalti Bruno Guimaraes di babak pertama, sementara kiper Norwegia Orjan Nyland tampil luar biasa untuk membantu timnya meraih salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah sepak bola mereka.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat, dengan Norwegia hampir memimpin setelah hanya empat menit. Patrick Berg mencetak gol, tetapi gol tersebut dianulir setelah Alexander Sorloth dinyatakan offside.
Brasil kemudian mendapat peluang emas untuk memimpin pada menit ke-15 saat Kristoffer Ajer menjatuhkan Matheus Cunha di kotak penalti. Namun, Bruno Guimaraes gagal mengonversi penalti saat Nyland melakukan penyelamatan gemilang.
Penjaga gawang Norwegia terus membuat frustrasi Brasil, kemudian menggagalkan upaya Vinicius Jr setelah pemain sayap itu memanfaatkan kesalahan kapten Norwegia Martin Odegaard.
Brasil menekan untuk mencetak gol pertama di babak kedua dan memasukkan striker remaja Endrick pada menit ke-58. Pemain berusia 19 tahun itu langsung mendapat peluang setelah mendapat umpan dari Vinicius, namun ia gagal mencapai target meski berhadapan satu lawan satu dengan Nyland.
Pelatih kepala Carlo Ancelotti kemudian memasukkan Neymar untuk mencoba memecah kebuntuan, tetapi Norwegia-lah yang terlihat lebih berbahaya di fase akhir pertandingan.
Setelah Alisson Becker menahan upaya Andreas Schjelderup, pemain sayap Benfica memberikan umpan silang sempurna pada menit ke-79, memungkinkan Haaland mengalahkan bek Arsenal Gabriel dan menyundul bola untuk mencetak gol pembuka.
Nyland melakukan penyelamatan krusial lainnya tak lama kemudian sebelum Haaland menghasilkan momen cemerlang di menit ke-90, melepaskan tembakan mendatar yang kuat dari luar kotak penalti untuk menggandakan keunggulan Norwegia.
Brasil mendapat hadiah penalti kedua setelah masa tambahan waktu setelah wasit Ismail Elfath memutuskan bahwa Leo Ostigard menyikut Casemiro. Neymar mengonversi tembakan ke gawang, namun itu hanya menjadi hiburan.
Haaland memenangkan pertarungan melawan Brasil
Sebagian besar perhatian menjelang pertandingan terfokus pada pertarungan antara Haaland dan bek Brasil Gabriel, sebuah persaingan yang akrab bagi para penggemar Liga Premier.
Hampir sepanjang pertandingan, Gabriel membuat striker asal Norwegia itu tetap diam. Namun, Haaland menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia dengan tampil baik saat timnya sangat membutuhkannya.
Dua gol pemain berusia 25 tahun itu menambah jumlah golnya menjadi tujuh di turnamen tersebut, menempatkannya sejajar dengan bintang Prancis Kylian Mbappe dan kapten Argentina Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas.
Meskipun hanya memiliki 33,5% penguasaan bola dan menghasilkan total gol yang diharapkan hanya 0,84, Norwegia memanfaatkan peluang mereka. Brasil, sebaliknya, menciptakan total gol yang diharapkan sebesar 2,73 tetapi gagal mengkonversi peluang mereka.
Pertanyaan tentang masa depan Ancelotti
Kekalahan ini menandai tersingkirnya Brazil dari Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1990 dan berisiko meningkatkan tekanan terhadap pelatih kepala Carlo Ancelotti.
Pelatih asal Italia, yang mengambil alih tim pada Mei 2025 setelah meninggalkan Real Madrid, membimbing Brasil ke Piala Dunia tetapi tidak mampu mencegah musim mengecewakan yang berakhir sebelum perempat final.
Norwegia sekarang akan menghadapi Inggris atau tuan rumah bersama Meksiko di perempat final, sementara Brasil kembali ke rumah setelah kekecewaan menyakitkan di Piala Dunia.






















