Mohammed Mokhber, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, mengatakan Teheran akan terus memperjuangkan Selat Hormuz setelah Trump berjanji untuk mengambil kendali penuh atas jalur perdagangan penting tersebut.
“Kita pertahankan agar kedepannya atas lewatnya kapal kita tidak wajib membayar upeti kepada musuh,” tulisnya di X.
“Menarik diri dari masalah penting ini tidak ada dalam pikiran teman Iran mana pun,” tambahnya.
Trump mengatakan pada hari Senin bahwa “kami mengambil kendali Selat Hormuz,” sehari setelah mengumumkan bahwa “kami membomnya.”
Iran mengklaim kendali atas jalur air yang dulunya bisa dilayari dengan bebas sebagai pembalasan atas perang AS-Israel yang dilancarkan pada 28 Februari.






















