Home Opini Anupam Kher menolak untuk mundur dari komentar Ram Mandir: ‘Saya tidak takut...

Anupam Kher menolak untuk mundur dari komentar Ram Mandir: ‘Saya tidak takut hari ini, saya tidak akan takut di masa depan’

2
0


Di tengah badai digital yang berputar-putar, aktor veteran Bollywood Anupam Kher menolak untuk menarik kembali atau meminta maaf atas pernyataannya yang sangat kontroversial baru-baru ini mengenai dugaan penyelewengan dana sumbangan yang ditujukan untuk Ayodhya Ram Mandir.

Tetap teguh dalam menghadapi meningkatnya perhatian publik dan politik, Kher dengan gigih membela pernyataan awalnya, dengan mengatakan bahwa pernyataannya sengaja dijadikan senjata dan dilucuti dari konteksnya oleh aktor-aktor yang beritikad buruk yang berupaya memicu kemarahan.

Melalui Instagram untuk menyampaikan pesan video yang tegas, Kher berbicara kepada jutaan pengikutnya dengan sikap menantang. Dia mengatakan komentarnya mengenai masalah ini dibuat dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab, sehingga jelas bahwa dia tidak menyesal.

“Orang-orang lebih takut pada kebenaran jika kebenaran itu tidak sesuai dengan agenda mereka,” kata aktor tersebut dalam acaranya. “Beberapa hari yang lalu, apa yang saya katakan tentang pencurian di Ram Mandir, saya katakan dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Bahkan saat ini, saya memegang teguh setiap kata-kata saya. Namun beberapa orang lebih membutuhkan suatu isu daripada kebenaran. Mereka menginginkan perdebatan, kontroversi, keributan. Itu sebabnya masalah ini diputarbalikkan dan disajikan.”

Sepanjang postingannya, Kher menampilkan para pengkritiknya bukan sebagai kritikus yang sah, namun sebagai oportunis yang memprioritaskan kemarahan performatif dibandingkan wacana faktual. Dia mengecam ekosistem internet modern, yang menurutnya narasi sering dimanipulasi untuk mengganggu ideologi lawan.

Baca juga | Anupam Kher meminta dukungan dari mereknya di usia 71, reaksi netizen

Dengan sikap tegas dalam melawan pelecehan online dan intimidasi politik, Kher memberikan tantangan terhadap para pengkritiknya.

“Saya hanya ingin mengatakan ini: Saya tidak pernah takut sebelumnya, saya tidak takut hari ini, dan saya tidak akan takut di masa depan,” ujarnya langsung kepada massa digital. “Apakah itu troll, yang disebut influencer, atau pemimpin! Tidak ada keributan yang akan mengubah posisi saya. Apa pun yang saya yakini benar, itulah yang akan saya katakan. Setuju atau tidak, itu hak Anda. Tapi mengatakan yang sebenarnya adalah hak saya dan juga kewajiban saya.”

Dia mengakhiri pembelaannya yang berapi-api dengan menepis reaksi yang terus-menerus terjadi, dengan mengatakan: “Sisanya…siapa pun yang ingin melakukan apa pun, biarkan dia melakukannya. Saya akan tetap seperti saya. Jai Shri Ram!”, sebuah kesimpulan yang dengan kuat menjangkarkan kesetiaan ideologis dan budayanya.

Baca juga | ‘Ini bukan negara tempat saya dibesarkan’: Naseeruddin Shah mempertanyakan penolakan kuliah, mengkritik kebijakan Vishwaguru

Video Naseeruddin Shah

Dalam ekosistem kontroversi Internet yang bergejolak, persaingan di masa lalu dan video-video lama sering kali muncul kembali untuk mengobarkan api perdebatan saat ini.

Bersamaan dengan reaksi keras Ram Mandir, sebuah video lama yang menampilkan Naseeruddin Shah yang sezaman dengan Kher, yang pernah berbagi perbedaan politik dan ideologi yang sangat terpolarisasi dengan Kher di masa lalu, mulai beredar secara viral.

Mengantisipasi bahwa media dan komentator digital akan berupaya menyamakan kedua isu tersebut dan menciptakan perseteruan di dalam industri, Kher melakukan pendekatan terhadap gambar-gambar tersebut secara proaktif.

Dia dengan tegas mengklarifikasi bahwa tidak ada permusuhan aktif atau masalah yang berkepanjangan antara kedua aktor veteran tersebut, sehingga menetralisir potensi kontroversi sampingan dan menjaga perhatian publik tetap pada pembelaan komentarnya terhadap Ram Mandir.

Baca juga | Jalur Pencurian Donasi di Ayodhya: SC mencari laporan status dari SIT

Sejarah vs. tanggung jawab

Perdebatan sengit yang saat ini melanda aktor tersebut berawal dari retorika kontroversial yang dibuat Kher mengenai laporan penyimpangan keuangan dalam ekosistem donasi Shri Ram Janmabhoomi Mandir.

Ditanya soal dugaan penggelapan, diperkirakan antara $2 juta dan $7 crore, Kher meremehkan parahnya korupsi modern.

Dia menganggap kesenjangan moneter sebagai masalah yang “sangat kecil”, dan memilih untuk menyandingkannya dengan kehancuran besar-besaran, penghapusan budaya, dan penjarahan besar-besaran yang terjadi di anak benua India selama berabad-abad era Mughal.

Perbandingan historis ini terbukti sangat menghasut. Kutipan pidatonya dengan cepat beredar di platform media sosial, menjadi pemicu perdebatan sosio-politik yang intens.

Reaksi keras dari pengguna internet segera menyusul; Kritikus dengan keras mengecam logika pernyataannya, dengan alasan bahwa menggunakan keluhan sejarah yang sudah berabad-abad lamanya untuk meminimalkan, membenarkan atau mengalihkan perhatian dari korupsi keuangan dan akuntabilitas administratif saat ini adalah kesalahan yang berbahaya.

Pernyataan beliau disampaikan pada saat transparansi mengenai sumbangan publik dan keagamaan sedang diawasi dengan ketat, juga menuai kecaman keras dari masyarakat dan komentator yang menuntut agar integritas kelembagaan saat ini dipertahankan, terlepas dari ketidakadilan yang terjadi dalam sejarah.